SAUR SEPUH, SATRIA MADANGKARA

Saur SepuhSatria Madangkara

Pemain : Fendy Pradhana (Brama Kumbara), elly Ermawatie (Mantili) dan Murti sari dewi (Lasmini)

Ketika utusan dari kerajaan madangkara membawa surat dari Prabu Brama kumbara untuk pamotan untu Raja brewira bumi yang dihalangi oleh tumenggung Bayan yang meminta paksa surat kerajaan itu sehingga pertempuran terjadi. Mereka mempertahankan dengan kemampuan yang dimilikinya, jurus demi jurus dikeluarkan yang membuat utusan Prabu Brama kumbara terluka karena diserang oleh tumenggung bayan

 Ketika prabu brama kumabara mengetahui ulah tumenggung bayan dan kang prabu pun geram dan mengutus prajurit mantili dan kutawa pergi ke perbatasan madangkara, Merekapun menyamar sebagai masyarakat biasa. Disamping itu brama kumbara akan menyusul prajurit yang diutusnya dengan rajawali nya dan kang prabu pun terbang menyisiri madangkara.

Mantili dan kutawa mendatangi seorang mpu dan menginap ditempatnya, akan tetapi mereka dicurigai sebagai mata-mata oleh prajurit pamotan. Ketika dalam perjalanan menuju majapahit, mantili dan kutawa dihalangi oleh prajurit pamotan. Pertempuran pun terjadi. Ketangkasan silat mantili menumbangkan para penghalang itu, Pada akhirnya mantili dan kutawa sampe di kerajaan majapahit dan mengantarkan surat kerajaan dari kang prabu brama kumbara untuk Raja majapahit.

*****

Kerajaan majapahit pun mengetahui bahwa tumenggung bayan telah membunuh utusan kang prabu brama sehingga tumenggung bayan ditantang kesaktian oleh prajurit madangkara. Mereka pun mengadu kesaktian dengan jurus-jurus yang mematikan, pukulan yang dihantam kakang prabu menjatuhkan tumenggung bayan bertubi-tubi. Kesaktian tumenggung bayan sangat tidak bisa dianggap remeh. Dan prabu brama pun mengeluarkan kesaktian yang dimilikinya. Jurus yang dihantamkan tumenggung terhadap prabu brama yang mengakibatkan kematian dengan tubuh terbakar.

Mendengar kematian tumenggung bayan membuat lasmini sang istri marah dan berjanji akan membalaskan dendam atas kematian tumenggung bayan itu.. Dan Lasmini akhirnya bertemu dengan prabu brama kumbara, mereka pun bertempur walaupun kang prabu telah menjelaskan bahwa kang prabu brama kumabara terpaksa membunuh nya karena tumenggung bayan tlah membuat kesalahan besar. Akan tetapi lasmini tetap tidak mau menghentikan serangannya. Si Mata setan pun datang membantu lasmini, dengan jurus demi juruspun menyerang prabu brama kumbara, dan akhirnya prabu kumbara berhasil melumpuhkan si mata setan itu.

 *****

Ketika kang prabu brama kumbara dan yang lainnya sedang dalam peristirahatan disebuah hutun, lasmini pun datang dan membawa orang untuk membalas kematian tumenggung bayan. Pertarungan diantara mereka pun terjadi, kesaktian demi kesaktian mereka adukan, Mantili dengan pedang nya dan Lasmini dengan tenaga dalam angin yang menghembus membuat jatuh pingsan mantili dan yang lainnya. Lalu kang prabu brama kumbara mengeluarkan ajian serat Jiwa yang mengakibatkan kematian pada orang itu. Lalu lasmini membawa mantili dan yang lainnya ke bukit kalam.

Kang prabu brama kumbara tidak bertindak diam,kang prabu mendatangi si mata setan dan menanyakan persembunyian lasmini karena telah membawa adek dan istrinya, pada akhirnya mantili dan yang lainnya berhasil meloloskan diri dari sekapan lasmini.

 *****

Disamping itu, keadaan kerajaan majapahit sedang diambang kehancuran. Kerjaan majapahit diserang dan wirabumi melarikan diri, akan tetapi ditengah perjalanan wirabumi tewas dengan pala terpenggal.

Kang prabu pun terus mencari mantili, kutawa dan istrinya dengan burung raksasa nya..

(To be continued – Saur sepuh 2)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.