SURABAYA 45

SURABAYA 45 : MERDEKA ATAU MATI

Pemain : Dita Agustina, Saikhu Arifin, M Yuwono, Leo Kristi, Jill P. Kalaran. Drs Sutanto Suphiady, Djoko

Perundingan para pejuang surabaya 45 itu sedang berunding merencanakan strategi untuk melawan penjajahan. Mereka melakukan gerakan Merah putih dengan penuh smangat dan menyanyikan Lagu kebangsaan indonesia…

 Aksi para pejuang bertindak menurunkan bendera para penjajah dan menggantikan dengan bendera merah putih. Dan masyarakat pun berorasi mengenai kemerdekaan dengan meninggikan bendera merah putih.

 Para pejuang kembali beraksi dengan peralatan bambu runcing nya di depan markas penjajah. Sedangkan penjajah siap bersenjatan senapan-senapan canggih. Dan perundingan yang diwakilkan oleh Pak sutopo.. Mereke merundingkan sesuatu dengan bahasa jepang nya.

Para pejuang lainya diluar sedang bertempur dengan penjajah didepan masyarakat.

Alhasil bendera jepang pun turun dan bendera merah putih berkibar.

Para pejuang pun kembali berunding untuk merebut angkatan laut dan merampas senjata penjajah. Mereka pun menetapkan strategi untuk penyerangan kembali dpimpin oleh Roeslan abdulgani.

 surabaya kedatangan Presiden pertama bangsa indonesia yaitu Soekarno dan Hatta, mereka sedang mengadakan perjanjian dengan penjajah bahwa bangsa indonesia telah diakui kemerdekaanya. Sementara diluar sana masih ada baku tembak. Semangat 45 nya tidak lah hilang, mereka berperang sampai titik darah penghabisan.

 peperangan pun kembali terjadi, baku tembak pejuang dan penjajah begitu sengit. Ketika penjajah tidak ada penembakan para pejuang mengira penjajah itu mundur akan tetapi penjajah melakukan pembom an yg sangat dahsyat sehingga pejuang-pejuang banyak yang gugur. Peralatan perang penjajah lebih kuat dibandingkan dengan dengan para peju. Tank-tank penjajah berdatangan dan menembaki pejuang indonesia dan untuk sementara pejuang kita memilih mundur. Baku tembak pun masih teruserlangsung demi mempertahankan kemerdekaan.

 Seluruh warga surabaya yang tidak mengikuti pertempuran meninggalkan kota surabya karena kota surabaya akan dijadikan lautan api bersama para penjajah.

 Pertempuran kembali terjadi, para pejuang bombardir oleh penjajah, banyak korban berjatuhan. Pada akhirnya setelah pertempuran 20 hari lamanya pejuang bangsa indonesia kalah dalam pertempuran.

******

Film surabaya 45 ini sangat bagus, Kisah perlawanan para pejuang untuk mengusir penjajah sangat penuh semangat kemerdekaan! adegan perang pun sangat memberi kesan dan pesan untuk yang menonton. Maka kita sebagai bangsa indonesia yang sudah merdeka harus tidak menyia nyiakan Darah pejuang. sekali lagi MERDEKA…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: